Minggu, 30 November 2014

it's about US !!

heihooo gaessss... yuhuuu..


mau share dikit ah nih poto poto gua ama si koko.. hehe.. ga mau banyak cingcong lagi, langsung aja kali yaah kita liat :))

<----
mulai dari yang ini..
kalo yang ini pas Pelantikan Pemuda Tridharma Indonesia Cabang Cibarusah di Wihara Viriya Dharma.

sengaja gua combine, biar enak liatnya :D

nah !!   ---->
yang ini pas lagi mau naik Kereta alias Commuter Line :))
mau pulang ke Bekasi, setelah seharian ngider dan jadi turis di negeri sendiri :p

so much have fun with him *hugs*
<----
seru ga sih kalo liat si pacar ngumpul ama keluarga kita.
yup bener banget, ini lagi ngumpul sama nyokap sama ade gua loh. di Summarecon Mall Bekasi.
ini persisnya di Downtown Walk, deket kolam ikan :D

pulang dari sini, si koko langsung sakit. xixixi :D

*pukpuk koko* *kiss*

seneng kan liatnya yah kalo bgini :))


ni candid sbenernya. entah doi sadar kamera atau ngga. hihi. tapi tetep
cucoook kaann.. kece BADAI *wink* --->

ini di Summarecon Mall Bekasi juga, di Resto, namanya Seruput. ini gua take pas kita lagi boring nunggu order kita.
fuhh
ga ngerti sama nyokap diskusi apaan :))

 <-- ini masih angeettt.
fresh from the ovenn.
ini kita pas event Gathering Dharmacaraka yang diadain sama Pemuda Tridharma Indonesia Wilayah Jawa Barat :))
dan gua selaku jajaran Daerah Bekasi, juga turut serta berpartisipasi memeriahkan acara tersebut dengan membawa utusan dari Pemuda Cabang dari tiap wihara yang ada di Bekasi :D

kalo ini iseng pas kita lagi dengerin materi dari koko Handrian yang adalah utusan dari PTI Pusat. karena suntuk dan hampir ngantuk, akhirnya take foto :3

terciptalah dua foto ini :))

<--- udah kebukti kan siapa yang lebih koplak, hahaha.

yess, WE'RE THE KOPLAK COUPLE~

*hugsandkiss*













---------------------------------- UPDATED -------------------------------------------------

 <--- nah ini masih banget nih..
ini pas kita pergi hari sabtu tanggal 13 desember kemaren. oiya kita nginep loh. sabtu minggu gitu kan acaranya.
nah yg sweet bangetnya, nyokap sampe bilang "titip si ceceh ya nes, itu anak kan adatnya rada rada juga, jagain yah, iih titip si ceceh selama disana"
uwohh~~
seumur umur pacaran, baru ini nyokap sampe nitipin anaknya yg kece badai gini :3

udah ah, nantikan update terbarunya yahhh... :))


Jumat, 21 November 2014

Untukmu..

Apa kabar dirimu? Jika bisa, rasanya ingin kutawarkan tempat duduk di sisiku khusus untukmu. Ingin kupandang wajahmu lekat-lekat lalu bertanya

Harapanku, semoga kamu dan kehidupanmu di sana berjalan mulus tanpa gangguan yang berarti. Doaku tak putus-putus untukmu, kukirim dari sini.
Seandainya sekarang kita sudah bisa berjumpa, ingin kuceritakan semua rasa yang sudah sekian lama mengendap di udara. Melihat kuatnya hasratku bercerita, tampaknya kelak pertemuan kita akan lebih mirip reuni dua sahabat lama dibanding pertemuan dua orang yang sedang dimabuk cinta.
Sampai hari itu tiba, kumohon tabahkan dirimu. Semesta sedang berjingkat mengurus pertemuan kita di satu masa paling sempurna. Yakinlah ia akan segera ada di hadapan mata.

Padamu, yang kuyakini telah ditakdirkan namun tetap perlu diperjuangkan

Kita adalah dua manusia yang sebenarnya berjuang di arena pertarungan serupa, hanya saja dari dua tempat berbeda. Kau berjuang menjaga mata, aku di sini mencoba sekuat tenaga membentengi hati sampai kau tiba.
Beragam godaan itu tetap ada. Mulai dari ajakan nonton, makan bersama, sampai tawaran diantar pulang ketika waktu sudah kian malam. Sebagai manusia biasa, kadang aku tergoda. Iri rasanya melihat rekan-rekan sejawat tampak punya pasangan yang selalu bisa diandalkan. Sedang aku, harus sabar menghadapi dunia seorang diri sembari menunggumu datang.

Maka Sayang, jangan pula kau keluhkan keterbatasanmu. Memang benar, kau sering diejek tidak laki-laki karena tak kunjung menyampaikan perasaanmu. Tak jarang juga kau diberi label “jomblo abadi” sebab hidupmu nihil wanita yang mendampingi. Sesekali merasa tak nyaman itu wajar, tapi jangan pernah menyalahkan orang-orang di sekitarmu dan mengutuk keadaan. Mereka hanya belum paham apa yang sesungguhnya sedang kita perjuangkan.
Bukan penjelasan panjang lebar yang bisa menyelamatkan. Orang-orang itu hanya butuh melihat kegigihan dan keyakinan kita:

"Bahwa semua perasaan yang belum kita luapkan ini akan menemui muaranya. Menjumpai akhir yang kita tunggu sebagai pesta perayaan. Jika menahan diri untuk tidak membuka hati pada sembarang orang adalah puasa, berjumpa denganmu jadi momen berbuka yang telah ditunggu sekian lama.  "

Saat pertemuan itu terjadi, kita akan saling menatap dengan penuh isyarat. Mata kita bertaut merayakan kemenangan. Kita dua orang yang sama-sama keras kepala berjuang demi akhir yang sebenarnya belum bisa diperkirakan. Kita, sepasang cinta yang dipertemukan tanpa proses pendekatan. Kau dan aku, sepasang manusia yang lekat tanpa pernah harus berpelukan.

Tak perlu khawatir, Sayang. Seburuk apapun dirimu, tangan ini akan tetap terbuka. Dulu, aku pun pernah jadi versi brengsek dari seorang manusia

Datanglah padaku dengan apa adanya. Kau tak perlu harus sangat kaya raya, rupawan, atau punya kesabaran tanpa batasan demi menjadikanku pasangan. Sungguh, versi ideal macam itu tak begitu penting di mataku. Aku pun tak akan repot bertanya berapa banyak hati yang sempat kau lewati sebelum diriku. Buat apa? Toh tanpa mereka, kau yang sebaik hari ini juga tak akan ada. Walau kadang cemburu, aku akan berusaha sekuat mungkin untuk berdamai dengan masa lalumu.
Bagiku, cukuplah kamu yang muncul di depan pintu sembari berkata,:

“Aku sudah selesai dengan diriku. Sekarang aku ingin menjalani hidup bersamamu.”, kata-kata sederhana macam ini sudah bisa melelehkan hatiku.

Aku juga bukan manusia sempurna. Dulu, aku sempat menjelma jadi versi brengsek seorang manusia. Aku pernah menyakiti orang-orang yang menyayangiku tanpa syarat. Aku pernah melakukan kebodohan dengan menyerahkan hati pada orang yang salah. Dalam beberapa kesempatan, air mataku sempat menetes karena menangisi kehilangan yang serasa seperti kiamat.

Kau bisa menemukan tweets dan status Facebook-ku yang penuh kata-kata puitis nan galau. Jika menggali postingan lama blog-ku akan kau temukan aku yang sempat mencintai orang lain sedaalam itu. Tak perlu cemburu. Aku yang kini sudah selesai dengan romantisme picisan macam itu.

Aku juga bukan Perawan Maria yang suci dari jamahan pria. Jelas akan kupersembahkan tubuhku untukmu. Satu yang perlu kau tahu, ada jejak tangan lain yang tertinggal di sana — bukti bahwa aku pernah alpa sebagai manusia. Egomu mungkin terluka saat mendengar pengakuanku, namun aku tak ingin memulai segalanya di bawah payung dusta. Kau berhak mendapatkanku dalam versi sejujur-jujurnya.

Setelah mendengar ini, semoga kau tak kecewa. Aku hanya berharap kau melihatku sebagai orang yang pernah salah arah, tapi rela berjuang kembali ke jalan yang “benar” biarpun sampai harus berdarah-darah.

Bersabarlah. Hingga tiba hari di mana kita bisa berbagi rengkuh dan merayakan peluh tanpa perlu khawatir dosa

Aku tahu pasti tak enak rasanya. Mengabaikan semua goda untuk punya pendamping sementara yang bisa diajak bercerita. Tak mengindahkan rasa butuh diusap sayang oleh seseorang setiap lelah datang. Mungkin gagal dan sakit memang membentuk kita jadi penyintas yang rela mengakrabi sepi. Atau bisa jadi, rasa lelah karena terus-terusan gagal menjadikan kita malas membuka hati demi yang dia yang tidak pasti.

Setiap rasa sepi dan sendiri itu menyeruak, selalu ingatlah. Kau tak sendiri. Kita sejatinya sedang bergumul di satu garis emosi.

"Saat kau peluk gulingmu erat-erat, aku pun sedang sibuk berharap bisa tidur nyaman di atas bahumu cepat-cepat."

Akan tiba masa dimana kita bisa saling merengkuh, meluapkan kasih lewat peluh. Akan datang malam-malam hangat ketika kita bisa berbagi selimut berdua. Main petak umpet, lompat tali, bertanding uno dan adu main domino — atau sesederhana bercinta di bawah hangatnya kain penutup badan tanpa perlu lagi khawatir pada ancaman api neraka.

Berdua, kita menggenapkan hidup masing-masing. Berdua, kita rayakan surga dunia tanpa perlu lagi takut dosa.

Sampai hari itu datang, jangan lelah untuk terus berjuang. Meski tak bersisian, ketahuilah kau tak pernah sendirian

Sebelum tiba waktunya kita ditakdirkan untuk saling menemukan, kau dan aku hanya harus menambah tabungan ketabahan.

Hidup terlalu singkat untuk terus-terusan mengeluhkan kesepian. Hatimu terlalu berharga jika diisi dengan kesibukan untuk mengurusi cinta yang hanya sementara.

Setiap kau merasa sendiri dan tak ada yang mendampingi, ingatlah padaku. Seseorang yang belum pernah kau temui. Manusia keras kepala yang kata orang punya imajinasi liar dan gila — karena rela mati-matian menjaga diri agar pantas menyandingmu yang entah kapan datangnya.

Tidakkah fakta ini harusnya membuatmu merasa punya rekan? Aku mendampingimu dalam diam. Barang sedetik pun, kau tak pernah sendirian.


*Dedicated to my last and forever Mr. E~

source: hipwee

Kamis, 13 November 2014

HEY E, I MISSING YOU SO MUCH !!!!

"Miss You"

Shock, horror, I'm down,
Lost, you're not around
There's a lump in my chest
That sends cold through my head, and
My mind shuts sound out
I'm on auto-pilot,
And my tongue's gone silent
Just switch it off and lay it down,
Lay it down next to me.

I don't know when I lost my mind
Maybe when I made you mine, whoa-oh-oh-oh
I don't know when I lost my mind
Maybe it was every time
That you said, you said, you said
That I miss you and I miss you

These words mean nothing to me
I'm just sitting on a fence of how it used to be
These three words are aching,
Constrict them- suffocating
My mind is racing
With the picture I'm painting
And my belly's sick to it's stomach
When I remember all the times he was with you when you laid it down
You lay down next to me.

I don't know when I lost my mind
Maybe when I made you mine, whoa-oh-oh-oh
I don't know when I lost my mind
Maybe it was every time
That you said, you said, you said
That I miss you
More than I let on
I kissed you
Far too long
I'll let go as soon as you do
See I know we're not through

I don't know when I lost my mind
Maybe when I made you mine, whoa-oh-oh-oh
I don't know when I lost my mind
Maybe it was every time
That you said, you said, you said
That I miss you, that I miss you, whoa-oh-oh-oh.

I don't know when I lost my mind
Maybe it was every time
That you said, you said, you said
That I miss you.

Minggu, 02 November 2014

BAHAGIA ALA GUA~


Bahagia itu beda beda parameternya. Ada yang bilang bahagia itu pas punya duit banyak. Ada lagi yang bilang bahagia itu pas lagi makan enak, terus ada lagi bahagia pas bisa kasih duit belanja lebihan buat nyokap. Beda beda kan??



Nah kalo bahagia definisi gua itu simple aja sih. Apalagi kalo buat gua beda hari beda ukuran bahagianya.

Kemaren menurut gua cukup bikin gua bahagia.



Jadi bahagia ala gua kemaren itu adalah, saat lo ditemenin seharian sama pacar lo yang udah belain dateng jauh jauh cuma buat ngobatin rasa kangen masing masing. Terus ke mall, makan makanan favorite, ketawa ketiwi, ngelawak, nongkrong sambil nikmatin live music walau live music nya ga kita suka, scara malem itu pas lagi Latin Night, ngobrolin obrolan yang random nan absurd, ga lupa juga ngobrolin masa depan sambil ketawa ketawa. Tingkah laku kita juga kadang suka diluar nalar alias ga beraturan. Yang penting kita happy. Waktu kita yang ada kita maksimalin bener bener sbelum kita mesti pulang kerumah masing masing dan beristirahat, dan siap dilanda kangen lagi yang luar binasa~ :D



Itu bahagia menurut gua, kalo lu gimana?? :’))